Menjadi mahasiswi itu...

Ya jadi ini tahun kedua saya duduk di bangku kuliah, tepatnya di Politeknik Negeri Ujung Pandang. terus kenapa? oiya pertanyaannya jadi mahasiswi itu rasanya bagaimanaa? rasanya itu yaa begitu hehe, maap, jadi menurut saya jadi mahasiswa itu betul-betul kita harus yang aktif baik dalam belajar, bersosialisasi, berorganisasi dsb. tidak kayak waktu SMA ya datang, duduk, tidak usah kerja PR nilai di rapor nda bakal jelek-jelek amat. tapi disini, pas kuliah, satu tugas merah saja sudah sangat berpengaruh pada nilai akhir di rapor, belum lagi setiap makul (baca:matakuliah) punya deadline pengumpulan, apalagi institusi tempat saya belajar merupakan sekolah vokasi, artinya bakalan lebih banyak praktek. Ini kali pertamanya saya menjadi penuntut ilmu yang betul-betul harus kerja keras, tidak kayak waktu SD,SMP,SMA yang masih santai, masih bisa pergi hang-out tiap hari, masih bisa pergi nongkrong sama temen-temen tiap hari. Sekarang, sudah bisa baca webtoon di sela-sela waktu sudah Alhamdulillah bangett. Dan hal yang paling berubah semenjak kuliah adalah SAYA NGE-KOS. iyap. rumah saya butuh berjam-jam untuk sampai ke kampus sehingga mau tak mau demi kebaikan bersama saya harus nge-kos, apalagi saya orangnya suka telat bangun tidur hehe. But so far, ini jadi suatu challenge buat saya sendiri, di kepadatan waktu menjadi mahasiswi saya harus pandai mengatur waktu saya, bagaimana membagi porsi waktu untuk saya sendiri, porsi untuk kegiatan akademik, porsi untuk kegiatan non-akademik, dan porsi untuk hang-out juga. Dan hal-hal tersebut membuat saya terlatih untuk me-manage waktu saya, dan mungkin nanti kalau dah kerja Insya Allah hal ini sudah menjadi hal yang biasa buat saya. Jadi, buat teman-teman di bangku perkuliahan, harus semangat ! jangan menyerah , jangan ngeluh capek ! insya Allah kalau lelah kita semua karena Lillah jadinya berkah hoho Aamiin.

Home

Learning Express Programme

Politeknik Negeri Ujung Pandang X Singapore Polythecnic

Pada bulan maret 2019, saya mengikuti salah program di kampus saya yaitu Learning Express yang bekerja sama dengan Singapore Polythecnic. Kegiatan ini dilakukan selama kurang lebih 2 minggu. Inti dari program ini ialah pertama kita dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari mahasiswa dari PNUP dan SP lalu setiap kelompok diberik topik tugas yang berbeda, untuk kelompok saya sendiri yaitu Brick Group. kita bertugas untuk pergi ke suatu daerah, yang kali ini adalah Kab. Pangkaje'ne Kepulauan (Pangkep) dan disana kita turun langsung melihat proses pembuatan batu-bata dengan sangat tradisional di tempat Pak Syamsuddin. Disana kita menganalisis teknis dan keadaan dalam pembuatan batu-bata itu. Setelah itu, kita berdiskusi untuk menganalisis apa saja hal yang menjadi kendala-kendala dalam pembuatan batu-bata dan apa yang bisa kita improve sehingga hal ini dapat membantu Pak Syamsuddin dalam melakukan bisnis batu-batanya. Setelah kita menganalisis, barulah kita mengumpulkan ide alat untuk menunjang pekerjaan pembuatan batu-bata, lalu menganalisis ide-ide, menetapkan ide yang ingin diambil, lalu menciptakan desain dari alat tersebut, setelah itu membuat replika dari alat tersebut, dan mempresentasikannya di depan peserta dan dosen program Lex. Setelah itu, kita kembali ke Pangkep dan mempresentasikannya secara langsung di tempat Pak Syamsuddin. Setelah dari Pangkep kita akan mempresentasikan mulai dari desain hingga replika alat yang kami ciptakan di Gallery Walk di depan masyarakat umum. Ini adalah kali pertama saya mengikuti kegiatan kemasyarakatan sekaligus menjadi pengalaman pertama saya kerja sama langsung dengan teman-teman dari Singapura. Karena kegiatan ini juga, kami semua menciptakan hubungan pertemanan baru yang sangat seru dan kami sering saling bertukar cerita tentang budaya masing-masing, disitu kami dapat belajar budaya mereka dan sebaliknya. This is unforgettable. Semoga di lain waktu dapat ikut kegiatan seperti ini lagi :)

UKM Bahasa PNUP | HMA PNUP

Kegiatan Non Akademik di Kampus

Selain saya ke kampus untuk urusan akademik, saya juga mulai mengikuti kegiatan non akademik di lembaga kemahasiswaan di kampus saya yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa PNUP dan Himpunan Mahasiswa Akuntansi PNUP. Di tahun kedua ini, saya baru-baru dilantik menjadi pengurus harian di kedua lembaga tersebut. Kalau di UKM Bahasa PNUP, saya anggota Departemen Kebahasaan sedangkan di HMA PNUP saya anggota Departemen Linguistik. Menjadi PH di dua lembaga yang berbeda menjadi tantangan tersendiri bagi saya terutama dalam mengatur waktu. Tapi, niat dalam berorganisasi, mendapat pengalaman & pelajaran sebanyak-banyaknya menjadi motivasi saya untuk mengambil langkah tersebut. So far, saya masih mulai beradaptasi di 2 lingkungan baru saya selain dengan teman kelas saya, tapi Alhamdulillah teman-teman baik di UKM maupun di Himpunan sangat welcome dan friendly. Jadi, buat teman-teman jangan takut untuk masuk ke sebuah lingkungan yang baru, disinilah sikap adaptable kita diuji, seperti ungkapan dari lirik lagu raggae yang lagi nge-hits keluarlah dari zona nyaman :)